Cermin

Tokoh utama itu bercermin

Betul, diri ini hanya seonggok diri sendiri, orang lain, dan bayangan yang paling setia diantara yang lain

Jika orang bersiul bahwa dirinya jiwa murni

Itu dusta

 

Tokoh tersebut adalah sosok yang tidak nyata

Sosok bukan orang

Orang lain akan berlakon seperti mengenalnya

Tapi semakin kau bersiul kau mengenalnya

Semakin kamu tidak tau apa-apa mengenainya

 

Identitasnya tidak diketahui, ia bisa jadi keduanya

Kepintarannya tidak diketahui, ia bisa jadi keduanya

Dia bisa jadi orang yang dusta tapi jujur

Dia bisa jadi seorang yang berkecukupan tapi kaya

Dia bisa jadi seorang yang jelek tapi tampan/cantik

 

Dia bisa jadi pelit tapi bijaksana

Dia bisa jadi yang peduli tapi tidak acuh

Dia bisa jadi yang baik tapi jahat

Dia bisa jadi pemain tapi setia

Dan dia bisa jadi yang setia tapi pengkhianat

 

Dia menghirup keraguan tiap harinya

Memompa kebohongan di jantungnya

Berganti topeng tiap hari nya

Memakan perlakonan dunia

Lalu dicerna dengan enzim-enzim kebencian

Dan melakukannya tiap hari

 

Tapi sudah kubilang, dirinya tidak nyata

Advertisements

2 thoughts on “Cermin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s